Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Sebuah Mural Bertuliskan "Kami Lapar Tuhan" Dihapus Pemkot Jakpus Dianggap Tidak Mendidik

Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan menghapus mural yang berisi kritik kepada pemerintah di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang. Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi beralasan, mural tersebut berisi pesan yang tak mendidik. Ia khawatir jika mural itu dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk dan dicontoh oleh warga Jakarta lainnya. "Kalau ekspresi begitu semua kami izinkan, nanti se-Jakarta ekspresi begitu, 'kami lapar butuh makan'. Enggak mendidiklah,"kata Irwandi saat dihubungi, Kamis (26/8/2021). Mural yang dipermasalahkan itu menampilkan gambar dua buah televisi yang berdampingan. Televisi pertama bertulisan "Yang Bisa Dipercaya dari TELEVISI Cuma Adzan", sedangkan televisi kedua bertulisan "Kami Lapar Tuhan". Kemudian, di samping kanan kedua televisi tersebut terdapat kalimat "Jangan Takut Tuan-tuan, Ini Cuma Street Art". Belum diketahui kapan mural itu dibuat dan siapa pembuatnya. Fotografer Antara Galih Prad...

Insiden Kapal Yang Terbalik di Trenggalek, Seorang Nelayan Yang Hilang di Temukan Tewas

Trenggalek - Nelayan yang hilang dalam peristiwa kapal terbalik di Pantai Blado, Trenggalek ditemukan dalam kondisi tewas. Ia ditemukan di perairan Kecamatan Panggul. Koordinator Pos Basarnas Trenggalek Yoni Fariza mengatakan, korban yakni Siswanto (46) warga Desa Tawing, Kecamatan Munjungan, Trenggalek. Korban ditemukan dini hari tadi di kawasan Pantai Joketro. "Informasi penemuan korban pukul 00.10 WIB. Korban diketemukan oleh potensi SAR di Kecamatan Panggul. Kondisinya sudah MD (meninggal dunia),"kata Yoni, Rabu (18/8/2021). Tim SAR gabungan termasuk nelayan selanjutnya melakukan proses evakuasi korban dan membawa jasad Siswanto ke tepi Pantai Joketro. Saat ini jasad korban langsung diserahkan ke aparat kepolisian guna proses identifikasi. "Hasil pemeriksaan polisi, jenazah yang kami evakuasi memang betul adalah nelayan yang kapal terbalik di Pantai Blado,"jelasnya. Yoni menambahkan, dengan ditemukannya jasad korban, maka operasi pencarian ya...

Mengapa Taliban Tak Terkalahkan di Afghanistan? Berikut Faktornya

Jakarta - Kenapa Taliban susah dikalahkan di Afghanistan tahun ini? Ada tiga faktor yang menjadi jawabannya. Taliban yang begitu kuat bahkan membuat ibu kota Afghanistan, Kabul, jatuh hanya dalam pace 10 hari. Melansir BBC pada Jumat (13/8/2021), berikut adalah tiga faktor kenapa Taliban susah dikalahkan tahun ini. 1. Kekuatan Taliban Pemerintah Afghanistan seharusnya, secara teori, masih berada di atas angin dengan kekuatan lebih besar yang dimilikinya. Pasukan keamanan Afghanistan berjumlah lebih dari 300.000 orang setidaknya di atas kertas. Jumlah itu termasuk angkatan darat, udara, serta kepolisian Afghanistan. Namun, kenyataannya negara ini selalu kepayahan dalam memenuhi target perekrutan anggota keamanan. Tentara dan polisi Afghanistan punya riwayat buruk perihal kematian yang tinggi, desersi, serta korupsi. Sejumlah komandan tak bermoral meminta anggaran yang diklaim untuk pasukannya, namun sebenarnya prajurit-prajurit itu tidak pernah ada. Praktik ini disebut...

Pemerintah China Melakukan Pemecatan Kepada 20 Pejabat Karena Telah Lalai Menyebabkan Varian Delta Tersebar

Jakarta -  Sedikitnya 20 pejabat di Pemerintah Kota Zhangjiajie, Provinsi Hunan, China, dicopot akibat kelalaiannya sehingga menyebabkan terjadinya penularan COVID-19 varian Delta secara massal. Mereka dianggap paling bertanggung jawab terhadap pertunjukan seni di kota wisata yang pernah menjadi lokasi syuting movie Character yang memicu penyebaran wabah tersebut ke delapan provinsi lainnya di China. Media setempat kemarin menyebutkan di antara yang dikenai sanksi pemecatan itu adalah pejabat degree distrik, staf manajemen rumah sakit, dan personel yang terkait dengan pertunjukan seni di gedung teater Captivating Xiangxi yang dipadati 2.000 penonton pada 22 Juli lalu. Dilansir dari laman Antara, Kamis (5/8), ada enam pejabat publik di Distrik Yongding, Kota Zhangjiajie, termasuk Kepala Bidang Kesehatan Xu Xionghui yang didongkel dari posisinya, sebagaimana laporan CCTV. Xu dianggap tidak berkompeten dalam mengimplementasikan protokol kesehatan dan lemah dalam mengontrol pasien yang...